IMPLEMENTASI UJI COBA PENGGUNAAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN PADA BEBERAPA INDUSTRI LOGISTIK DAN PELAYARAN KELAS DUNIA

Posted by Administrator

Meskipun penerapan teknologi dari blockchain saat ini masih belum terlalu populer untuk digunakan dalam operasional industri logistik dan pelayaran, namun sudah ada beberapa contoh dari perusahaan-perusahaan besar kelas dunia yang mencoba untuk melakukan riset implementasi terhadap blockchain dalam operasional bisnis mereka masing-masing. Beberapa contoh dari industry-industry logistic besar yang sudah mulai melakukan project seputar penerapan teknologi blockchain ini antara lain adalah:

  1. Marine Transport International (MIT).

Perusahaan ini sudah mulai menggunakan teknologi dari blockchain untuk merekam dan menyimpan berbagai data transaksinya.

  1. Verified Gross Mass (VGM).
  1. Port of Rotterdam.

Merupakan sebuah pelabuhan pelayaran terbesar di Eropa, yang telah mengambil bagian dalam konsorsium blockchain yang mereka fungsikan dan untuk lebih berfokus kepada logistik. Proyek seperti ini juga mendapatkan dukungan penuh dari lima belas perusahaan besar sektor publik dan swasta yang berbasis di Belanda. Anggota dari konsorsium akan menghabiskan waktu selama dua tahun ke depan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi yang berbasiskan teknologi blockchain pada sektor logistik mereka.

  1. Port of Antwrep.

Pelabuhan yang berpusat di Belgia sebagai salah satu pelabuhan terbesar kedua di Eropa juga sedang menjalankan sebuah project yang lebih berfokus kepada otomatisasi logistik. Mereka ingin menyederhanakan proses operasional logistik pada terminal kontainer. Uji coba project tersebut juga telah dilakukan bersamaan dengan implementasi teknologi blockchain yang lebih sering disebut dengan T-Mining, tujuan utamanya adalah untuk mempercepat terjadinya interaksi antara pelanggan pelabuhan dengan pencegahan dari terjadinya manipulasi data.

  1. Perusahaan shipping raksasa Maersk yang bekerjasama dengan IBM dalam menggunakan teknologi blockchain untuk melakukan perubahan pada proses rantai pasok global lintas batas.

Dengan menggunakan blockchain yang berbasis Fabric Hyperledger, yang menjadi sebuah solusi dalam hal pengelolaan dan pelacakan jejak kertas dokumen dari puluhan juta pengiriman kontainer ke seluruh dunia dengan melakukan digitalisasi proses rantai pasok dari ujung ke ujung untuk semakin meningkatkan transparansi serta proses dari berbagi informasi yang lebih aman antar sesama mitra dagang Maersk. Mereka mempercayai bahwa apabila proyek ini berhasil dijalankan, maka Maersk akan berpotensi besar untuk bisa mencapai efisiensi hingga milyaran rupiah.

  1. Raksasa ritel Amerika Serikat Walmart juga telah melakukan uji coba dari teknologi blockchain ini dalam proses rantai pasoknya. Sebuah proyek percontohan yang telah dijadwalkan akan dimulai pada kuartal pertama sejak tahun 2017 dan akan terus berjalan selama empat bulan selanjutnya akan memanfaatkan teknologi dari blockchain untuk melacak daging babi dari China dan proses produksinya di Amerika Serikat. Proyek yang telah dikerjakan bersama dengan IBM dan Universitas Tsinghua di Beijing ini akan menciptakan sebuah model baru dari rantai pasok yang akan melakukan penelusuran pangan, transparansi rantai pasok serta kemampuan audit yang lebih efisien.
  1. Menjelang akhir tahun 2016 yang lalu R3 Wells Fargo Member dan Commonwealth Bank of Australia juga mulai menguji teknologi dari blockchain dalam menjalankan transaksi globalnya dengan menggunakan smart contract dalam mengirim kapas dari Amerika Serikat ke China. Namun sayangnya project ini telah dihentikan karena belum siapnya teknologi ini untuk diimplementasikan.
  1. Selain itu Amazon dan Alibaba juga dikabarkan sudah mulai menguji coba teknologi dari blockchain, namun hasilnya masih belum dipublikasikan secara pasti.
  1. Isu lain dalam penerapan teknologi dari blockchain adalah adanya penjualan berupa token kepada publik atau yang lebih dikenal dengan ICO (Initial Coins Offering). ICO sebenarnya lebih mirip dengan IPO (Initial Public Offering) sebagai perusahaan yang telah menjual sahamnya.

Dalam hal ini perusahaan yang berbasis blockchain akan menjual teknologinya dengan imbalan berupa sebuah coin (secara digital) yang nantinya akan bisa diperjual belikan. Terdapat dua jenis proyek ICO yang berhubungan dengan logistik, yaitu: A2B Direct dan Blockfreight.

  • A2B direct.

Merupakan sebuah perusahaan yang berbasis blockchain dan sudah beroperasi di Eropa Timur yang menawarkan platform teknologi pengiriman barang yang cara kerjanya lebih mirip dengan Uber. Platform seperti ini semakin memungkinan untuk dilakukannya pelacakan pengiriman, interaksi dengan supir dan pengurusan dokumen. A2B Direct lebih banyak menggunakan teknologi blockchain untuk peningkatan kapabilitas serta efisiensi pada biaya yang telah dikeluarkan. A2B Direct telah berhasil dalam meningkatkan pendapatannya dari € 500 ribu menjadi € 3 juta serta dapat berekspansi ke pasar-pasar eropa barat dan Amerika Utara.

  • Blockfreight.

Blockfreight didirikan oleh beberapa pakar industri yang berpengalaman. Dengan menggunakan smart contract dari Ethereum. Blockfreight menawarkan solusi tentang pengelolaan transaksi dalam jaringan untuk mengatasi permasalahan penipuan dan penyelundupan serta untuk pelacakan pengiriman logistik yang lebih efisien. Blockfreight melakukan proses investasi secara bertahap, dan untuk saat ini sedang melakukan kampanya agar bisa mendapatkan investasi sebesar $ 1,9 juta.

Tantangan Terberat Dalam Implementasi Sistem Blockchain

Tantangan terberat dalam implementasi dari penggunaan system blockchain pada industri logistik adalah belum adanya proyek yang memberikan hasil berupa solusi yang benar-benar komprehensif dalam proses uji coba penerapan teknologi blockchain ini. Hal itu disebabkan karena teknologi blockchain merupakan teknologi yang relatif masih baru. namun dengan semakin banyaknya dukungan dari dunia usaha, maka uji coba pada berbagai perusahaan serta adanya dukungan dari negara dalam melakukan inovasi, maka teknologi seperti ini kemungkinan besar akan semakin berkembang seiring dengan berjalannya waktu, hanya tinggal menunggu saja kapan munculnya solusi lain dari implementasi teknologi blockchain yang lebih bersifat universal untuk industri logistic ini. Nah, itulah pembahasan tentang beberapa perusahaan besar yang berskala internasional yang sudah mulai menerapkan system blockchain ini. Lambat namun pasti itulah yang segera akan terjadi dari penggunaan system blockchain. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian dan terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Selamat datang di JET Kurir Griyomapan
Send via WhatsApp