HUBUNGAN ANTARA LOGISTIK DENGAN TRANSPORTASI MULTIMODA

Posted by Administrator

Logistik merupakan serangkaian kegiatan dalam hal pengambilan dan penempatan barang-barang dari tempat dan waktu yang sebelumnya telah direncanakan.Pengertian sebenarnya dari logistik adalah berupa sekumpulan aktivitas-aktivitas secara fungsional (transportasi,pengendalian inventori,dan lain sebagainya) yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dalam proses untuk mengubah bahan baku menjadi produk jadi.

Sifat-sifat yang menjadi ciri khas dari logistik adalah sebagai berikut:

1. Sumber Daya Manusia (SDM) harus lebih optimal dengan sarana dan prasarana yang modern.
2. Penanganan terhadap barang-barang logistik secara lebih aman, tepat, dan tentunya harus selamat sampai tujuan.
3. Penanganan dan pendalaman seputar kemampuan yang harus continue dan tetap stabil.

Aktivitas-Aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan Logistik

Secara umum kegiatan logistik terdiri dari dua macam kegiatan, yaitu: kegiatan pergerakan (move) yang lebih bersifat dinamis dan keinginan penyimpanan (store) yang lebih bersifat statis. Dua kegiatan utama tersebut kemudian akan diurai kembali menjadi beberapa bagian kegiatan, yaitu:

1. Pemrosesan pesanan, transportasi, persediaan, penanganan barang, struktur fasilitas,serta sistem informasi dan komunikasi.
2. Kegiatan-kegiatan itu biasanya disebut juga sebagai bauran kegiatan logistik yang mana semua kegiatan tersebut tidak dapat dihindarkan keberadaannya dalam sebuah rantai pasok dalam kegiatan logistik.

Manajemen Logistik adalah berupa proses pengelolaan seputar strategi dalam hal pembelian, pergerakan & penempatan material, inventori barang jadi melalui organisasi serta saluran marketing untuk bisa mendapatkan keuntungan dimasa sekarang & yang akan datang dengan cara memaksimalkan biaya yang lebih efektif terhadap pemenuhan order (Christoper, 1998)‏.

Definisi Sebenarnya Dari Transportasi

Kata Transportasi sebenarnya berasal dari kata latin “Transportare”. Trans yang berarti seberang atau sebelah lain dan portare yang berarti mengangkut atau membawa. Jadi kata Transportasi adalah kegiatan mengangkut atau membawa sesuatu kesebelah lain atau dari satu tempat ke tempat lainnya. Transportasi merupakan sebuah usaha yang dilakukan untuk pemindahan orang atau barang dari satu lokasi asal (origin) ke lokasi tujuan (destination) untuk keperluan tertentu dan juga dengan menggunakan alat tertentu.

Peran Serta Hubungan Antara Transportasi Multimoda Dalam Sistem Logistik

Kinerja dari logistik Indonesia sebenarnya masih berada di bawah negara tetangga di Asia. Hal ini terlihat jelas dari Logistic Performance Index (LPI) yang telah dipublikasikan oleh Bank Dunia (2010) yang telah menempatkan kinerja dari sektor logistik Indonesia pada urutan ke 75 dari 155 negara dan sudah terjadi peningkatan pada tahun 2012 naik ke posisi ke 59. Posisi yang sangat jauh di bawah jika dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, maupun Filipina yang memiliki kondisi geografis yang relatif sama dengan wialayah Nusantara. Sistem logistik transportasi laut di Indonesia terbilang masih agak kacau apabila dibandingkan dengan Negara-negara tersebut.

Proses logistik pada dasarnya lebih diarahkan untuk mengoptimalkan faktor produksi, yaitu untuk melakukan optimasi terhadap biaya, waktu dan kualitas. Penyerahan yang tepat waktu dan aman termasuk dari sisi barang dan orang yang menjadi sangat penting bagi perekonomian.

Oleh karena itu penentuan lokasi sangat mempengaruhi perekonomian dari sistem logistik. Lokasi depo dapat dipengaruhi oleh beberapa hal berikut ini:

• Biaya produksi, terutama yang berhubungan dengan ketersediaan tenaga kerja, upah buruh, bahan bakar, dan juga daerah produksi.
• Biaya pergudangan, transhipment dan lokasi penempatan gudang.
• Biaya untuk melakukan konsolidasi dan dekonsolidasi.
• Faktor kualitas dari produksi, dekonsolidasi dan transportasi.
• Peluang dalam menggunakan berbagai modal transportasi termasuk biaya dan waktu yang diperlukan.

Sistem Angkutan Multimoda

Agar dapat semakin melancarkan pelaksanaan kegiatan logistik dan segera bisa sampai tepat waktu dengan biaya yang relatif lebih murah, maka dibutuhkan adanya suatu sistem angkutan multi moda. Angkutan multimoda dalam Peraturan Pemerintah No 8 Tahun 2011 tentang Angkutan Multimoda didefinisikan sebagai berikut:

Angkutan Multimoda adalah angkutan barang dengan menggunakan paling sedikitnya adalah 2 (dua) moda angkutan yang berbeda atas dasar 1 (satu) kontrak sebagai dokumen angkutan multimoda dari satu tempat diterimanya barang oleh badan usaha angkutan multimoda ke suatu tempat yang telah ditentukan untuk penyerahan barang terhadap penerima barang angkutan multimoda.

Angkutan multimoda menjadi perhatian dunia dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat diseluruh pelosok dunia, sehingga sering dipandang sangat perlu untuk diatur oleh Persatuan Bangsa-bangsa dalam United Nations Convention on International Multimodal Transport of Goods, dan diteruskan dengan lebih lanjut secara regional dalam ASEAN Framework Agreement on Multimodal Transport (AFAMT). Peran angkutan multimoda menjadi semakin penting dengan adanya agenda integrasi dengan sistem logistik ASEAN yang menuju kepada perwujudan pasar tunggal ASEAN. Integrasi dari sistem logistik ASEAN dan ASEAN Framework Agreement on Multimodal Transport semakin menumbuhkan adanya liberalisasi dalam bidang jasa angkutan multimoda pada kawasan ASEAN yang pada akhirnya akan menuju kepada liberalisasi jasa dari tatanan global General Agreements on Tariffs and Trade (GATT’s).

Dengan demikian perlu adanya iklim yang lebih kondusif bagi perkembangan badan usaha angkutan multimoda Nasional sebagai bagian dari sistim logistik Nasional yang akan tumbuh semakin berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan dengan 17 ribuan pulau yang merupakan negara dengan tingkat pengoptimalan penggunaan moda laut, darat dan perkeretaapian secara lebih maksimal.

Tinggalkan Balasan

Selamat datang di JET Kurir Griyomapan
Send via WhatsApp