Bertahan Dari Pandemi Covid-19

Posted by Administrator
Category:

Menerapkan New Normal , atau menerapkan pola hidup yang baru semenjak pandemic COVID-19 yang mewabah di seluruh tanah air bahkan hingga dunia.Kita semua mempunyai peluanng untuk bertahan dan bergerak maju, dan menghentikan proses pengrusakan pada semua aspek kehidupan akibat pandemi COVID-19 ini.

Pandemi COVID-19 ini sudah menjadi fakta yang telah memporakporandakan segalanya. Dinamika dan pola hidup manusia direnggut dan hampir semua aktivitas produktiv keseharian manusia dihentikan.
Semua orangpun telah merasakan langsung dampak dari pandemi COVID-19 ini. Para pekerja yang tadinya mampu menghidupi keluarga kini hanya bisa mengharapkan bantuan sosial dari pemerintah.

Mereka yang tergolong berkecukupan terpaksa membiayai hidu keseharian dari tabungann , banyak fondasi perusahaan yang melemah karena harus terus membayar gaji karyawan, sementara omset bisnis mereka turun drastis dikarenakan macetnya perputaran roda bisnis.
Semua orang sangat berharap keadaan akan membaik setelah pandemi ini berakhir. Kapan?? Tak satupun dari kita mampu menyebut waktu yang pasti.

Karena ketidakmampuan itulah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengingatkan semua orang bahwa wabah virus Corona aka nada dalam kehidupan manusia untuk jangka waktu yang masih panjang apalagi vaksin penangkal COVID-19 belum hadir dalam jarak dekat.

Kalau tidak segera disiasati, pandemi COVID-19 akan menghancurkan perekonomian dunia, dan segala eksesnya akan menghadirkan penderitaan bagi kehidupan begitu banyak orang. Tak bisa dipungkiri bahwa kecemasan sudah menghinggapi banyak orang, termasuk para pemimpin negara kaya sekali pun. Di Amerika Serikat (AS) maupun Inggris, jumlah pekerja yang meminta tunjangan pengangguran terus bertambah. Presiden AS pun mendesak semua gubernur negara bagian melonggarkan pembatasan sosial (lockdown) untuk memulai pemulihan ekonomi.
Ketika durasi pandemi COVID-19 terbukti tak bisa dihitung, yang muncul di awal adalah dilema; menunggu sampai akhir, atau bersiasat untuk mencegah kehancuran. Kalau memilih menunggu, berapa lama pilihan waktunya? Ini pun tak bisa dijawab.
Mau tak mau dan juga sangat logis, pilihannya adalah bersiasat untuk bisa hidup berdampingan dengan virus Corona. Agar bisa terhindar dari kemungkinan penularan COVID-19, diperlukan protokol kesehatan yang wajib ditaati dan dilaksanakan oleh semua orang, tanpa terkecuali, terutama selama berada di ruang publik.
Protokol kesehatan itu merumuskan tatanan baru bagi perilaku setiap orang dan interaksi antar-individu di ruang publik, di kantor atau tempat kerja, pasar, rumah makan atau kafe hingga sekolah dan rumah ibadah.
Artinya, untuk meminimalisir peluang tertular COVID-19, setiap orang hanya diminta merubah pola, perilaku atau gaya hidup. Dari pola atau perilaku hidup yang sebelumnya serba cair dan lepas, berubah menjadi individualistik, sedikit kaku dan penuh kehati-hatian serta waspada. Misalnya, tetap jaga jarak, tidak bersalaman, tidak berangkulan dan tidak beradu pipi kiri-pipi kanan, selalu mengenakan masker serta dan rajin cuci tangan.
Setelah protokol kesehatan itu dirumuskan dan dipahami, persoalan berikutnya adalah kemauan dan keberanian menerapkan tatanan perilaku atau pola hidup baru itu. Memang, di tengah pandemi COVID-19, tidak mudah mengambil keputusan tentang penerapan perilaku atau pola hidup baru.
Tidak mudah karena berkaitan langsung dengan perilaku puluhan juta orang. Akan tetapi, ketika semua orang sadar tentang urgensi memulihkan kehidupan dan kegiatan-kegiatan produktif, memilih menerapkan pola hidup baru dengan protokol kesehatan harus diambil.
Sebab, hanya itu pilihan yang memungkinkan semua orang bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19. Pilihan itu juga memungkinkan semua orang bisa terus bergerak maju. Dan, jika taat serta bersedia konsisten menerapkan protokol kesehatan, siapa saja tak perlu takut atau ragu dengan pola hidup baru itu. Sebab, protokol kesehatan itu sendiri sudah memaksa setiap orang menerapkan kehati-hatian berinteraksi di ruang publik.
Apalagi COVID-19 yang begitu menakutkan ternyata menghadirkan dua fakta kontradiktif, yakni bisa disembuhkan walau belum ada vaksin penangkalnya, tetapi pada saat bersamaan juga menyebabkan kematian. Data tentang COVID-19 dari banyak negara memperlihatkan bahwa jumlah pasien sembuh jauh lebih besar dari jumlah pasien meninggal. Pemahaman atas data sembuh dan data kematian itulah mendorong banyak negara berani menerapkan pola hidup baru dengan ketaatan mutlak pada protokol kesehatan.
Karena itu, sosialisasi protokol kesehatan untuk menjalankan perilaku atau pola hidup baru selama pandemi COVID-19 menjadi sangat penting. Pada tahap awal, ada empat provinsi dan 25 kabupaten/kota yang akan menerapkan pola hidup baru. Sangat penting bagi setiap kepala daerah memastikan masyarakat setempat paham dan mau melaksanakan protokol kesehatan.
Sebelum pola hidup baru diterapkan, protokol kesehatan itu harus disosialisasikan secara intensif. Bahkan, agar bisa menjangkau semua rumah tangga atau keluarga, kegiatan sosialisasi protokol kesehatan itu hendaknya melibatkan semua aparatur daerah hingga pengurus rukun tetangga dan rukun warga (RT/RW).
Setiap individu diharapkan paham dan siap mempraktikan protokol kesehatan itu, baik di ruang publik maupun di tempat kerja. Pola hidup baru yang diatur dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat bertujuan memulihkan secara bertahap semua aspek kehidupan masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Masyarakat bisa melakoni lagi kegiatan-kegiatan produktif. Pemulihan di sektor industri dan perdagangan memungkinkan para karyawan kembali.

 

Jika anda berkenan untuk mengirimkan paket anda, anda bisa berkunjung ditempat kami JET Express Griyo Mapan Blok EA V No.27 atau jika anda ingin menghubungi kami anda bisa wa 08113442900 atau email ke jet.griyomapan@gmail.com, kami siap membantu anda! Kini kami pun menerima pembayaran PLN, PDAM, Pembayaran GAS Negara, Voucher Game Online, Tagihan TV Kabel, Telkom Indihome, Pembayaran Cicilan/Leasing, Pembayaran BPJS, Ponsel Pasca Bayar, Pembayaran Kartu Kredit, Top Up E-Money, Pulsa dan Paket Data, Booking Tiket Kereta,Pesawat,dan hotel.

Tinggalkan Balasan

Selamat datang di JET Kurir Griyomapan
Send via WhatsApp