1 0 Rekomendasi Wisata Di Banyuwangi

Posted by Administrator

 

  1. Restoran dengan panorama seperti di Ubud: Pondok Indah Banyuwangi

Anda mungkin tak tahu kalau Banyuwangi menyimpan keindahan panorama sawah yang tak kalah indah dibandingkan dengan yang ada di Ubud, Bali. Dan asyiknya, keindahan tersebut bisa Anda nikmati sambil menikmati sajian lezat di restoran Pondok Indah Banyuwangi.

Sang pemilik sengaja mendirikan tempat yang berjarak sekitar 10 km dari pusat kota ini dengan tujuan agar para pengunjung dapat menghilangkan kepenatan di kota sembari menyantap makanan khas Banyuwangi.

Lokasinya memang agak tersembunyi, menanjak searah jalur menuju Ijen. Areal parkir sengaja dibuat jauh dari lokasi, agar pengunjung bisa bersantap dengan tenang dan bebas polusi.

Restoran keluarga ini menyuguhkan beberapa pondok kayu yang bisa Anda pilih. Yang paling unik adalah pondok yang berada di lereng berhadapan langsung dengan hamparan sawah berlatar Gunung Ijen. Selain itu ada pula meja-meja di area outdoor yang tak kalah memikatnya.

Menu yang wajib dicoba adalah aneka olahan belut khas Banyuwangi, seperti Pepes OlingOling Pedas, dan Tongseng Oling. Pokoknya Unagi di restoran Jepang lewat deh!  Tak suka belut? Tenang, ada Nasi Bakar Pedho dan Ayam Bakar Kampung yang juga menggiurkan. Sedangkan minuman andalan di sini adalah Green Diamond Lime yang terbuat dari lime serta timun jepang. Kebayangkan segarnya?

Resto Pondok Indah Banyuwangi

Harga: Makanan antara Rp10.000 – Rp35.000
Lokasi: Jl. Lijen Km. 8,7, Glagah, Banyuwangi.
Telepon: 0878 5722 2858
Jam Operasional: 08.00 – 17.00 (Senin-Sabtu) | 07.30 – 16.30 (Minggu)

  1. Mengintip tradisi asli Masyarakat Banyuwangi: Desa Wisata Osing Kemiren

Kalau ingin berkenalan lebih jauh dengan masyarakat asli Banyuwangi, yaitu Suku Osing dan tradisi budayanya, maka Anda wajib singgah ke desa wisata yang satu ini.

Masyarakat yang mendiami desa yang berjarak 15 menit dari pusat kota ini memang masih menjaga tradisi luhur nenek moyang mereka dari jaman Kerajaan Majapahit. Konon, nama Kemiren diberikan karena wilayah ini dulunya adalah hutan yang terdapat banyak pohon kemiri dan duren.

Rumah-rumah kuno khas Suku Osing berusia ratusan tahun bisa Anda temukan di sini. Ada satu rumah berukuran besar yang biasa digunakan sebagai tempat pertunjukan kesenian, seperti Tari Gandrung, Angklung Paglak, Barong Kemiren, Othek, dan lain sebagainya sambil menikmati suguhan makanan dan kue-kue tradisional Banyuwangi.

Bukan itu saja, desa ini juga kerap mengadakan parade dan festival yang unik setiap tahunnya. Salah satunya adalah Festival Ngopi Sepuluh Ewu yang selalu dipadati ribuan penonton. Ketika festival ini berlangsung, pengunjung bisa menikmati sepuluh ribu cangkir kopi yang tersedia di sepanjang jalan dan depan rumah warga.

Pulang dari sini, jangan lupa membawa buah tangan berupa kopi Desa Kemiren atau batik asli Banyuwangi.

Desa Wisata Osing Kemiren

Tiket Masuk: Rp5.000
Lokasi: Desa kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.
Jam Operasional: 07.00 – 17.00
Telepon: 0857 4911 1502

  1. Memacu adrenalin dan menaklukkan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur: Gunung Raung

Bosan dengan liburan yang begitu-begitu saja? Bagaimana kalau kali ini melakukan sesuatu yang jauh lebih menantang, yaitu mendaki Gunung Raung!

Secara administratif, Gunung Raung masuk dalam wilayah Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember. Berbeda dengan gunung api lain, kawah Gunung Raung sangatlah unik karena berbentuk elips dengan kedalaman 500 meter.

Ada empat titik puncak yang bisa coba Anda taklukkan, antara lain Puncak Bendera, Puncak 17, Puncak Tusuk Gigi (karena terdapat pilar-pilar batu menjulang), dan yang tertinggi adalah Puncak Sejati (3.344 m).

Kawah Gunung Raung juga merupakan kaldera kering terbesar kedua di Indonesia setelah Gunung Tambora. Namun untuk bisa menikmati keunikan dan keindahan dari puncak tersebut bukan perkara mudah, karena medan yang harus dilalui amat sangat sulit dengan jalur yang paling ekstrem di Pulau Jawa. Jadi tidak disarankan untuk Anda yang tergolong pemula.

Meskipun demikian, semua usaha, tenaga dan keringat akan terbayar lunas begitu Anda mencapai puncak dan melihat alangkah spektakulernya pemandangan dari atas sana. Bagaimana, apakah Anda tertantang?

Gunung Raung
Recommended Guide:
Dolanesia Travel
Telepon:
 0812 8524 9585 | 0878 7508 6545

  1. Gunung Berapi dengan Api Biru: Kawah Ijen, Jawa Timur

Meski Indonesia memiliki banyak sekali gunung berapi, namun Gunung Ijen adalah salah satu yang memiliki pemandangan paling menakjubkan.

Di puncak gunung setinggi 2.443 meter di atas permukaan laut tersebut terdapat danau kaldera dengan kandungan air sangat asam terbesar di dunia, Kawah Ijen. Danau besar berwarna hijau kebiruan dengan kabut dan asap belerang tentu sangat memesona untuk dilihat.

Saat terbaik mengunjungi Kawah Ijen adalah di pagi hari untuk menyaksikan matahari terbit. Anda pun bisa melihat para penambang belerang yang bekerja secara tradisional dengan peralatan sederhana.

Untuk menuju Kawah Ijen, Anda harus menyusuri jalan setapak menyusuri tebing kaldera. Jangan lupa membawa penutup hidup karena kadang asap belerang tertiup angin melewati jalur tersebut. Anda juga dapat mengelilingi kaldera di kawasan ini yang memakan waktu mencapai 8 hingga 10 jam berjalan kaki.

Jika ingin memuaskan hasrat bertualang, Anda dapat berangkat dari malam hari dengan ditemani pemandu. Dan begitu mencapai kawah, nikmatilah fenomena alami berupa api biru.

Kawah Ijen

Tiket Masuk: Rp150.000 per orang
Lokasi: Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi
Cara ke Sana: Kawah Ijen bisa dicapai dari Banyuwangi atau Bondowoso untuk rute yang lebih mulus. Dari Bondowoso, lalu menuju Wonosari, lalu ke Sempol dan akhirnya ke Patulding. Dari Patulding Anda tinggal berjalan kaki melewati jalan setapak dan tebing kaldera sejauh 2 kilometer menuju Kawah Ijen.

  1. Serunya menyusuri hutan mangrove terbesar di Pulau Jawa naik gondang-gandung: Mangrove Bedul Ecotourism

Banyuwangi menyimpan banyak sekali pesona alam yang tiada duanya, salah satunya adalah wisata mangrove yang berada di bagian selatan, tepatnya  Segara Anakan, antara Pantai Grajagan dan Alas Purwo ini.

Hanya sekitar 5 menit berjalan kaki dari pintu masuk Bedul menuju kawasan dermaga, Anda akan langsung disambut oleh hijaunya hamparan hutan bakau yang ada di kawasan wisata alam ini.

Agar bisa menikmati pesona hutan bakau ini dengan maksimal, kami sarankan Anda naik Gondang-gandung alias perahu tradisional agar biasa menyusuri perairan Segara Anakan sepanjang 18,8 km dengan biaya Rp200.000,-/perahu (kapasitas 10-15 orang). Namun jika ingin pengalaman yang berbeda, cobalah mengarungi perairan ini dengan kano saat air mulai pasang. Cukup membayar Rp50.000,- saja untuk 2 jam.

FYI, kawasan mangrove di sini merupakan yang terbesar di Pulau Jawa dengan luas 2.300 hektar! Tak hanya sebagai lokasi wisata dan bertualang, Anda juga bisa belajar tentang 27 jenis mangrove yang ada di sini!

Nama Bedul sendiri diambil dari nama ikan menyerupai ikan gabus. Kalau penasaran, di kawasan ini Anda dapat mencicipi ikan tersebut yang disajikan di dalam bungkusan daun jati dan dinikmati bersama oseng kerang hasil tangkapan warga setempat.

Mangrove Bedul Ecotourism

Lokasi: Dusun Bloksolo, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi.

Telepon: 0852 3692 8947
Tiket Masuk: Rp7.500,-/orang
Jam Operasional: 08.00 – 16.00

Pantai memang sering jadi tempat wisata favorit bagi kebanyakan orang untuk liburan. Lokasi Banyuwangi yang berada di ujung timur Pulau Jawa menyimpan banyak sekali pantai-pantai dengan keindahan yang begitu memesona tak kalah dengan pantai-pantai yang terdapat di Pulau Dewata. Ini hanyalah sebagian kecil di antaranya.

  1. Liburan di tengah alam sambil melepas tukik ke lautan: Pantai Sukamade

Alangkah baiknya jika liburan tak hanya sekadar diisi dengan kegiatan hura-hura saja. Cobalah sesekali berlibur sambil melakukan kegiatan yang turut melestarikan alam, salah satunya adalah dengan melepaskan tukik atau bayi penyu ke laut lepas.

Terletak di kawasan Taman Nasional Meru Betiri yang kaya akan flora dan fauna, selain bisa menikmati keindahan alamnya, Pantai Sukamade juga terkenal sebagai habitat penyu-penyu raksasa dan langka bertelur.

Jika tertarik ingin melihat peristiwa langka ini, Anda bisa mengikuti tur dengan pemandu yang tersedia di lokasi. Tak hanya itu, Anda pun bisa melakukan pelepasan tukik ke laut cukup dengan membayar sekitar Rp50.000,-/grup kepada UPKP (Unit Pengelola Konservasi Penyu).

PS: Penyu biasanya bertelur pada malam hari (antara 19.30 – 24.00), jadi Anda bisa menginap di penginapan atau wisma yang tersedia di Desa Sukamade yang  berjarak sekitar 4-5 KM dari pantai atau di sekitar Pantai Sukamade.

Pantai Sukamade

Tiket masuk: Rp.27.500 per orang
Lokasi: Jl. Sukamade No.99, Dusun Sukamade, Sarongan, Pesanggrahan, Kabupaten Banyuwangi.
Jam Operasional: 07.00 – 17.00

  1. Surga para peselancar dunia: Pantai Plengkung (G-Land)

Inilah pantai di Banyuwangi yang popularitasnya sudah mendunia. Tak heran, karena pantai berpasir putih yang terletak di Taman Nasional Alas Purwo ini diakui sebagai spot surfing terbaik di Asia Tenggara dan ombaknya termasuk salah satu dari 7 ombak terbaik di dunia!

Kalau ingin berselancar, waktu terbaik mengunjungi pantai yang juga dijuluki dengan naman G-Land ini adalah antara bulan Juli-September, karena tinggi ombak bisa mencapai 6-8 meter.

Namun kalau Anda bukan pecinta surfing, masih banyak aktivitas lain yang bisa dilakukan di sini, antara lain menikmati sunset yang spektakuler, bersepeda menyusuri kawasan taman nasional, snorkeling, memancing, atau sekadar berjemur sambil melihat para peselancar beraksi.

Bahkan, kalau mau Anda juga bisa melatih kemampuan yoga Anda dengan berlatih yoga di tepi pantai bersama seorang instruktur asal Australia!

Pantai Plengkung (G-Land)

Tiket Masuk: Rp10.000 per orang | Sewa jeep, Rp200.000
Lokasi: Taman Nasional Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Cara ke Sana: Dari Pos Pancur (Taman Nasional Alas Purwo), Anda dapat menuju ke Pantai Plengkung dengan menggunakan tiga opsi: berjalan kaki selama dua jam, menyewa jeep atau motor trail milik pengelola Taman Nasional Alas Purwo.

  1. Air laut yang jernih dan air terjun di tepi pantai: Pantai Teluk Hijau

Nama Teluk Hijau diberikan karena jika dilihat dari kejauhan, warna air laut di kawasan ini nampak jernih kehijauan akibat tanaman alga yang tumbuh di dasarnya.

Tempat ini baru mulai popular pada pertengahan tahun 2015, sehingga bisa dikategorikan sebagai pantai perawan. Ditambah lagi dengan rutenya yang terjal dan berbatu, membuat tak terlalu banyak pengunjung ke sini sehingga kondisi pantai ini masih sangat alami.

Ombak di pantai ini tergolong cukup aman untuk berenang atau snorkeling. Selain itu, di kawasan ini juga memiliki atraksi alam lain berupa sebuah air terjun di tepi pantai.

Pantai Teluk Hijau

Lokasi: Taman Nasional Meru Betiri, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggrahan, Kabupaten Banyuwangi.
Cara ke Sana:  Jaraknya dari kota Banyuwangi sekitar 90 kilometer yang dapat ditempuh selama kurang lebih dua jam perjalanan. Dari Pos Rajegwesi, perjalanan dilanjutkan dengan trekking berjalan kaki melewati tebing, lembah dan muara sungai sekitar 2 km untuk menuju pantai (pakai alas kaki yang nyaman, ya!). Opsi lain adalah lewat laut melalui jalur Pantai Rajagwesi dengan menyewa perahu. Ongkos PP sekitar Rp35.000 selama 15 menit.
Telepon: 0812 3893 6042
Jam Operasional: 07.00 – 16.30

  1. Mendengarkan ‘nyanyian’ angin dan melihat burung langka: Pulau Tabuhan

Pulau mungil ini menawarkan keindahan alam yang begitu memesona dengan hamparan pasir putih dan air bening dengan gradasi nan indah di sepanjang pantainya. Dinamakan Pulau Tabuhan, karena angin yang berhembus di sini sayup-sayup terdengar seperti tetabuhan musik. Bikin penasaran, kan?

Karena anginnya juga, pulau ini dikenal sebagai destinasi favorit para penggemar aktivitas kite-boarding (selancar layang) atauwindsurfing (selancar angin). Bahkan tempat ini pernah jadi lokasi event kitesurfing bertaraf internasional!

Tak hanya bisa dinikmati dengan windsurfing, kawasan Pulau Tabuhan yang dikaruniai terumbu karang dan ikan berwarna-warni juga jadi tempat yang ideal untuk snorkeling. Malas basah-basahan? Anda pun bisa melakukan aktivitas birdwatching dan menyaksikan burung-burung langka, seperti Burung Maleo dan Enggang Gading yang dilindungi, atau menikmati keindahan pantai dari ayunan ala Gili Trawangan.

Dan keunikan lain yang membuat Pulau Tabuhan wajib masuk daftar kunjungan adalah di sini Anda tak hanya bisa melihat sunset yang cantik, namun juga sunrise yang memukau!

Pulau Tabuhan

Lokasi: Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.
Cara ke Sana: Dari pusat Banyuwangi, menuju ke arah utara dengan tujuan Desa bangsring. Dari Desa Bangsring, Anda bisa menyewa kapal nelayan untuk menyeberang ke Pulau Tabuhan dengan waktu sekitar 30 menit dengan ongkos sekitar Rp500.000/kapal (maksimal 10 orang).

  1. Taman rekreasi untuk seluruh anggota keluarga: Waduk Sidodadi Glenmore

Awalnya, Waduk Sidodadi tidak ditujukan sebagai tempat wisata, melainkan sebagai sarana pengairan perkebunan tebu milik PTPN XIII. Namun karena pemandangannya yang asri, akhirnya manajemen memutuskan menjadikan waduk ini sebagai tempat wisata.

Tak hanya bisa menikmati panorama waduk dan pegunungan yang menyejukkan mata, Anda dan keluarga juga bisa melakukan berbagai aktivitas outdoor seru, antara lain mengendarai ATV, mengayuh bebek air, flying foxmini trail, dan go cart dengan membayar antara Rp3.000,- sampai Rp25.000,- saja.

Selain itu, pengunjung juga bisa mengenal alam lebih dekat dengan berkunjung ke taman bunga yang berwarna-warni, atau ke kebun buah naga dan kakao.

Tak terlalu berminat melakukan aktivitas fisik? Tenang, Anda juga bisa bersantai di area camping ground, kolam pemancingan, kolam renang atau penginapan yang tersedia di tempat wisata yang bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga ini.

Waduk Sidodadi Glenmore

Lokasi: Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi.
Tiket Masuk: Rp5.000,- (mobil) | Rp20.000,- (Bus)

 

jika anda berkenan untuk mengirimkan paket anda, anda bisa berkunjung ditempat kami JET Express Griyo Mapan Blok EA V No.27 atau jika anda ingin menghubungi kami anda bisa wa 08113442900 atau email ke jet.griyomapan@gmail.com, kami siap membantu anda! Kini kami pun menerima pembayaran PLN, PDAM, Pembayaran GAS Negara, Voucher Game Online, Tagihan TV Kabel, Telkom Indihome, Pembayaran Cicilan/Leasing, Pembayaran BPJS, Ponsel Pasca Bayar, Pembayaran Kartu Kredit, Top Up E-Money, Pulsa dan Paket Data, Booking Tiket Kereta,Pesawat,dan hotel.

 

Tinggalkan Balasan

Selamat datang di JET Kurir Griyomapan
Send via WhatsApp